B.I Buka-Bukaan Soal Skandal Narkoba, Akui Menyesal Sakiti Keluarga dan Penggemar

Wow Keren
DUA mantan personel ikon baru-baru ini melakukan wawancara dengan Billboard. Di sini, pemilik nama Kim Hanbin pertama kali buka-bukaan soal skandal narkobanya.

Beberapa tahun terakhir tidak mudah bagi BI Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Billboard, sang idola membuka tentang salah satu periode terberat dalam hidupnya.

Dalam wawancara tersebut, Billboard membahas keadaan yang menyebabkan BI menjadi solois dan keluar dari iKON pada tahun 2019. Artikel tersebut menyinggung skandal narkoba BI yang menarik perhatian media.

Meski tidak mudah untuk membicarakannya, BI menjelaskan bahwa debut sebagai idola selalu menciptakan tekanan tak tertandingi yang hanya bisa dipahami oleh sedikit orang. Secara khusus, ketika dia debut, dia masih remaja dan memiliki harapan yang sangat tinggi padanya.

BI kemudian mengakui bahwa dia memiliki orang untuk diajak bicara tentang perasaannya, tetapi kepribadiannya bukanlah sesuatu yang dia anggap enteng. BI mengaku sangat menyayangkan skandal narkoba yang dilakukannya.

“Mungkin bisa dibilang rasanya bertahan, harus menang, berjuang. Saat aku lemah, aku berpikir mungkin bisa meringankan beban,” ujar idol kelahiran 1996 itu.

“Bahkan sekarang, saya menyesalinya lagi dan lagi. Saya seharusnya tidak melakukannya, tetapi saya merasa seperti berada di sudut, dan saya membuat keputusan yang salah. Saya masih sangat muda dan bodoh.”

Bahkan sebelum skandal narkobanya menjadi publik, BI menjelaskan bahwa dia hidup dalam ketakutan orang-orang mengetahuinya, dan itulah sebabnya dia menjadi sangat terobsesi dengan musik.

Baginya, musiknya adalah cara untuk berhubungan kembali dengan dirinya sendiri dan apa artinya menjadi orang baik, terutama karena dia ingin menunjukkan itu kepada para penggemarnya.

Ketika skandal itu pecah, BI menjelaskan bahwa hal terburuknya adalah mengetahui dia mengecewakan orang-orang di sekitarnya, termasuk keluarga, teman, dan penggemarnya. Namun, keluarga dan penggemarnya terus menunjukkan dukungan mereka dalam segala hal.

Baca Juga :  Lisa BLACKPINK Semringah Berangkat ke Paris, Gayanya Simple Namun Modis

“Pikiran saya kosong. Kemudian saya mulai memikirkan orang-orang yang telah saya kecewakan dan sakiti, keluarga saya, teman-teman saya, penggemar saya, dan membenci diri saya sendiri. Keluarga saya tidak banyak berbicara dengan saya, mereka hanya memeluk saya dan kami menangis bersama. Itu menghibur saya tetapi juga lebih menyakitkan, “katanya.

Meski berusaha tetap tegar, BI pun mengakui ada momen-momen yang tak ia banggakan selama ini. BI menjelaskan bahwa skala cerita berarti dia memiliki “mentalitas korban” tetapi telah berusaha untuk mengubahnya, mengakui bahwa satu-satunya orang yang harus disalahkan adalah dirinya sendiri.

“Saya mencoba mengubah persepsi orang tentang saya, tidak hanya dengan berbicara, tetapi dengan tindakan saya. Satu per satu, saya mencoba membujuk semua orang yang saya temui. Saya tidak bisa mengatakan itu pasti akan terjadi sekarang, tetapi saya akan memastikan itu terjadi. ,” dia berkata.

Namun, para penggemarlah yang benar-benar membantunya keluar dari keterpurukannya. BI menjelaskan bahwa dia menghadiri sebuah acara di mana dia melihat para penggemar mengirim surat kepadanya dan saat itulah dia memutuskan untuk terus mengejar mimpinya.

Setelah menjalani hukuman percobaan selama empat tahun, BI terus menggubah musik dan mengirimkan cinta kepada para penggemarnya dan orang-orang terdekatnya yang telah ada selama ini.

(minggu/chu)