Ini yang Bikin Lisa BLACKPINK Fasih Bahasa Inggris

Wow Keren
Lisa BLACKPINK (hitam merah muda) tidak hanya fasih berbahasa Thailand, tetapi juga hebat dalam bahasa Korea dan Inggris. Sang idola rupanya belajar bahasa Inggris sejak kecil.

Setelah bertahun-tahun tinggal di Korea, wajar saja jika Lisa sudah menguasai bahasa tersebut. Dia pernah berbagi bahwa alasan dia bisa berkembang begitu cepat adalah karena seorang guru di YG Entertainment tidak mengizinkannya berbicara bahasa Inggris selama kelas.

Saat itu, Lisa tidak tahu satu kata pun dalam bahasa Korea. Idol kelahiran 1997 itu tak punya pilihan selain belajar bahasa dengan cepat.

“Selama pelajaran panjang, kami hanya berbicara dalam bahasa Korea. Saya tidak tahu bahasa Korea, tetapi dia hanya berbicara bahasa Korea sehingga sangat sulit. Saya pikir karena dia melakukan itu, saya dapat meningkat dengan cepat,” katanya.

Jadi bagaimana Lisa bisa begitu mahir berbahasa Inggris sehingga dia bisa duduk dengan nyaman melalui wawancara panjang dengan penduduk setempat, terutama mengingat itu bukan bahasa Thailand atau Korea yang pertama?

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Amerika Rolling Stone, Lisa diajari bahasa Inggris saat tumbuh dewasa di Thailand. Selama SMP, mereka mengikuti program bahasa Inggris yang mengharuskan setiap mata pelajaran diajarkan dalam bahasa Inggris.

“Saya belajar bahasa Inggris di sekolah di Thailand. Saya mengikuti sekolah penuh bahasa Thailand sampai kelas enam,” kata pelantun “LALISA”.

“Saya bilingual sejak SMP. Nah, ini bukan bilingual, mereka memiliki program bahasa Inggris di mana Anda mempelajari setiap mata pelajaran dalam bahasa Inggris,” lanjutnya.

Namun Lisa bersikeras bahwa dia tidak fasih berbahasa Inggris. Dia sadar bahwa dia masih memiliki sedikit aksen Thailand. Bahkan, dari waktu ke waktu, orang-orang di sekitarnya akan terkejut setelah mendengar dia berbicara karena mereka mengira dia adalah orang lokal.

Baca Juga :  Jisoo BLACKPINK Seksi Banget Pakai Outfit Transparan di Rolling Stone

Lisa berbagi, “Saya memiliki sedikit aksen Thailand ketika berbicara bahasa Inggris, sehingga orang dapat mengatakan, ‘Oh, kamu bukan dari sini.'”

(minggu/chu)